FORUM SMKN 3 Yogyakarta
Silahkan login atau register dulu ya gan...

Ruang Diskusi Untuk Alumni dan Warga SMKN 3 Yogyakarta.
 
HomePortalCalendarGalleryFAQSearchMemberlistUsergroupsRegisterLog in
yo kanco2 kabeh.... forum nya di hidupkan lagi.....!!!
Partner Link
Latest topics
» Sapa Guru Elektronika Favoritmu..???
Tue 7 Jul 2015 - 19:49 by ag_toro@yahoo.co.id

» Apa Facebook kamu...???
Sat 26 Jul 2014 - 21:02 by EKA IKHSANUDIN

» alumni Listrik Instalasi
Wed 12 Mar 2014 - 1:22 by EKA IKHSANUDIN

» Sharing Web
Thu 4 Oct 2012 - 19:47 by Eri

» Alumni 2004
Fri 24 Feb 2012 - 11:14 by Empho88

» ALUMNI LI2
Sat 11 Feb 2012 - 13:57 by EKA IKHSANUDIN

» Assalamu 'alaikum konco2 ku
Sat 11 Feb 2012 - 13:23 by EKA IKHSANUDIN

» Mana nih anak Teknik Otomotif..???
Sun 18 Dec 2011 - 17:19 by marjini

» Alumni Elektronika Komunikasi
Fri 18 Nov 2011 - 17:40 by adhizhoer

Social bookmarking
Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of FORUM SMKN 3 Yogyakarta on your social bookmarking website

Bookmark and share the address of FORUM SMKN 3 Yogyakarta on your social bookmarking website
December 2018
SunMonTueWedThuFriSat
      1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031     
CalendarCalendar

Share | 
 

 Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet

Go down 
AuthorMessage
Admin
Admin
avatar

Number of posts : 39
Age : 30
Alamat : Jl. Magelang 15 Yogyakarta
Pekerjaan : Mahasiswa / Web Programing
Points : 1007590
Reputation : 1
Registration date : 2008-08-19

PostSubject: Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet   Wed 20 Aug 2008 - 20:52




Di tutorial jaringan komputer kali ini saya akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai gateway internet.

Btw, gateway itu sendiri memiliki definisi sebuah
komputer yang melayani konversi protokol antara beberapa tipe yang
berbeda dari suatu network atau program aplikasi. Sebagai contoh,
sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP menjadi paket
NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. (
Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )


Gateway inilah yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan jaringan public yaitu internet.

Sebagai catatan dalam percobaan
ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan
koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru
pertama kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP
Static. . Ini nyata.)



Sebelumnya paket yang kita butuhkan adalah :

rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm

Tapi setahu penulis paket tersebut
sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui apakah pake
tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root :

root@alk.root#rpm -qa | grep pppoe

rp-pppoe-3.5-27

Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti membutuhkan 2 ethernet card nantinya.

Yupz, langsung aja kita menuju pokok pembahasannya.

Langkah awal yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah terdetek dengan baik:

root@alk.root#ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:11

inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:61 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:85 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:6938 (6.7 KiB) TX bytes:10092 (9.8 KiB)

Interrupt:10 Base address:0ื1080

eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B

inet addr:192.168.100.1 Bcast:192.168.100.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr: fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:21 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:1796 (1.7 KiB)

Interrupt:9 Base address:0ื1400



lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

inet6 addr: ::1/128 Scope:Host

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1

RX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0

TX packets:35 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:2190 (2.1 KiB) TX bytes:2190 (2.1 KiB)

Yup, jika anda mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika tidak ? Silahkan googling Very Happy~~~.

Langkah berikutnya adalah
mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya konfigurasi
tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File konfigurasi
ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan
pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka,
file konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara
default terdapat dalam :
/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx



Karena nantinya kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi adalah :

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 dan /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1



Sebagai contoh, konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut :

DEVICE=eth0

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.1.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:11

IPADDR=192.168.1.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.1.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

DEVICE : merupakan ethernet apa yang akan dikonfigurasi.

BOOTPROTO : status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau static.

BROADCAST : alamat broadcast jaringan yang digunakan.

HWADDR : alamat fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.

IPADDR : alamat ip yang nanti akan
digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan berhubungan
langsung dengan protol tcp/ip.

NETMASK : subnet mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi jaringan menjadi lebih kecil.

ONBOOT : apakah nanti akan diproses ketika BOOT ??



Dan konfigurasi eth1 yang digunakan oleh penulis :

DEVICE=eth1

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.100.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B

IPADDR=192.168.100.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.100.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

Kemudian restart service network.

root@alk.root#/etc/init.d/network restart

Sebelum ke langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan mode bridge pada modem adsl.
Langkah selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya :

root@alk.root#adsl-setup

# pertama kali akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda

LOGIN NAME
Enter your Login Name: 121303xxxxxx@telkom.net
#device yang berhubungan langsung dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1


INTERFACE
Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem


For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.

For Linux, it will be ethX, where ‘X’ is a number.

(default eth0):eth1

# kalo yang ini pilih no aja, karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa

# menggunakan IP yang dynamic

Enter the demand value (default no): no
# DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.
# password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya username tadi


PASSWORD
Please enter your Password:xxxxxxxx


# pemberian akses kepada user untuk menjalankan/mematikan adsl

USERCTRL
Please enter ‘yes’ (three letters, lower-case.) if you want to allow
normal user to start or stop DSL connection (default yes):yes


# langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis memilih no 2
The firewall choices are:
0 - NONE: This script will not set any firewall rules. You are responsible
for ensuring the security of your machine. You are STRONGLY
recommended to use some kind of firewall rules.
1 - STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing workstation
2 - MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway


for a LAN

Choose a type of firewall (0-2):2

# apakah akan dijalankan secara otomatis ketika boot ?

Start this connection at boot time

Do you want to start this connection at boot time?

Please enter no or yes (default no):yes


Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.

Ada
beberapa konfigurasi yang perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit
konfigurasi tambahan yang diletakkan pada file /etc/rc.local


echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s 192.168.1.0/24 -o ppp0

konfigurasi
tersebut digunakan untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade.
Masquerade sendiri merupakan proses membagi bandwith, karena pada
dasarnya isp hanya memberikan satu koneksi dengan satu ip, maka agar
dapat digunakan secara beramai-ramai maka perlu dilakukan masquerade.


Selanjutnya anda tinggal menambahkan dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi /etc/resolv.conf, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.

root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 > /etc/resolv.conf

root@alk.root#cat /etc/resolv.conf

nameserver 202.134.0.155

Selanjutnya anda tinggal menjalankan adsl-start.

Selamat bersurfing ria. Very Happy~
by : Al-k
alkemail@gmail.com
http://www.ilmuwebsite.com
Back to top Go down
View user profile http://smkn3jogja.forumotion.net
Fahmi



Number of posts : 20
Points : 7551
Reputation : 0
Registration date : 2008-08-19

PostSubject: Re: Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet   Tue 21 Apr 2009 - 23:25

trims tutorialnya...
Back to top Go down
View user profile
 
Konfigurasi Linux sebagai Gateway Internet
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Publishing Government Contracts in the Internet
» New airport to serve as gateway to Northern Mindanao
» Mardi 15 mai : que faites-vous sur internet ?
» on LGUs w/o Internet Connection
» Solar Storm

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
FORUM SMKN 3 Yogyakarta :: Informasi :: Informasi tentang dunia IT-
Jump to: